Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 19 Januari 2016

Surat Terbuka Untuk Bapak Pimpinan

Saya paham atas beban ini, tekanan ini. Bukan ingin bapak juga tugas ini muncul. Tak perlu bapak luapkan amarah berapi-api, cukup jelaskan kondisi ini.

Saya akan mengerjakan apa yg menjadi tugas saya, bukan karena takut dengan rangkaian kata kasar bapak untuk menekan mental saya, saya tak takut. Saya ingin membantu bapak dalam situasi ini sebagai bagian dari tim.

Bukankah kita semua adalah tim?

Sebuah tim besar yg membutuhkan kerja sama setiap bagian dengan job desc masing-masing.

Atau bapak hanya menganggap hubungan kita hanya sebatas pemerintah dan terperintah? 

            
Ah sudahlah, lagipula saya tak pernah menganggapnya perintah. Hanya permintaan tolong dari bagian besar tim pada bagian tim yg lebih kecil, sesuai kapasitasnya.

Salam hangat dari staf bapak.

Pemelihara mesin

0 komentar:

Posting Komentar