Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 01 September 2016

Aku Plinplan

:)

Ternyata tak semudah itu untuk mengakhiri semua.
Khawatir ini haus akan kabarmu.
Jiwa ini penasaran akan cerita barumu.
Aku rindu.
Tak menggebu, tapi pasti.

Tak tahu apa yang harus kuperbuat.
Kau bahkan telah kabulkan pintaku dulu,
   untuk menjauh,
   untuk bahagia tanpaku.

Apa kabar ibumu?
Apa kabar kakak-kakakmu?
Apa kabarmu?
Apa kabar hati yang rentan itu?
Apa kabar jiwa yang berontak itu?
Apa kabar mata yang basah itu?

Aku paham, aku telah menelan ludahku sendiri.

Aku berharap
   semoga ada pecahan rindu yang menancap saat malam insomniamu,
   semoga ada namaku terpikir di salah satu bau segar pagimu,
   semoga ada suaraku tergema di lamunan lelah siangmu.

dari
Aku yang plinplan.

0 komentar:

Posting Komentar